Senin, 28 Mei 2012

Membersihkan Flashdisk dari ‘Virus Shortcut’


Hm, banyak teman-teman yang nanya bagaimana cara membersihkan flashdisk yang terkena virus mirip shortcut yang membuat banyak folder dan dokumen kuliah jadi hilang entah ke mana. Memang akhir-akhir ini virus ini lagi marak beranak cucu di beberapa komputer di kampus saya. Buat teman-teman saya yang sering nanya-nanya gimana membersihkan flashdisk dari virus, saya berikan caranya di sini.
Seperti kebanyakan virus lain yang sudah sering saya lihat, penyamaran utama dari virus ini agar cepat menyebar adalah dengan membuat shorcut yang mirip virus di sebuah flashdisk. Virusnya bukanlah shortcut ini, namun ketika kita membuka shortcut ini, maka virus akan aktif dan menginfeksi komputer yang ditumpanginya. Shortcut ini aman untuk dihapus dengan menggunakan delete pada menu ketika klik kanan, namun tidak akan menghapus virus yang asli yang tersimpan dalam mode hidden.
Ikuti beberapa langkah di bawa ini agar flashdisk kembali normal seperti semula.
1. Masukkan flashdisk ke dalam usb port.
2. Perhatikan drive letter flashdisk kamu, pada contoh gambar di atas, drive letter flashdisk adalah M:
Jika kamu hendak membuka isi flashdisk, pastikan kamu membuka direktori melalui tree folder seperti gambar di atas (di sebelah kiri ketika membuka explorer) dan bukan dari folder view yang bergambarkan icon flashdisk besar (explorer bagian kanan). Jika kamu membuka flashdisk dengan cara yang dilarang tersebut, virus akan aktif di komputer kita. Lihat di dalam flashdisk akan ada shortcut-shortcut yang sebenarnya sering kita lihat.
3. Buka menu Run dari windows, atau tekan win+R (logo Windows ditekan bersamaan dengan tombol R pada keyboard), lalu ketik cmd, lalu tekan Enter. Gambar di bawah adalah cara membuka Run dari search pada windows 7.
4. Sebuah aplikasi akan muncul dengan layar berwarna hitam dengan teks awal C:\User\duken> atau apapunlah teks yang bakal muncul di layar tersebut. Ketik drive letter yang tadi sudah kita lihat, misalnya ketik m: lalu tekan enter. Sesuaikan drive letter ini dengan drive letter flashdisk kamu. Teks pada layar akan berganti menjadi drive letter ufd kamu.
5. Lalu ketikkan attrib -s -h -r *.* /s /d lalu tekan enter. Perintah ini akan mengembalikan folder yang disembunyikan oleh virus. Tunggu sebentar jika masih dalam proses. Semakin banyak folder yang disembunyikan, semakin lama juga proses ini berlangsung.
6. Lalu ketikkan del *.lnk *scr *.exe *.dll *.tmp lalu tekan enter. Perintah ini akan menghapus virus (biasanya berformat exe, lnk, dan scr) pada flashsdisk.
7. Jika ada folder dengan nama Recycler, sebaiknya dihapus saja.
8. Lihat isi flashdisk, maka data-data yang hilang akan kembali dan virus (semoga) sudah dihapus dari flashdisk.
Mudah-mudahan setelah ini, ga ada lagi yang nanya-nanya masalah ini ke saya :p
Tips kecil:
Ketika kamu bingung folder kamu hilang entar ke mana, folder tersebut sebenarnya masih ada, namun tidak kelihatan. Jangan panik ketika data-data tersebut hilang. Ingat saja nama folder tempat kamu menyimpan data tersebut, lalu buka folder tersebut dari address bar. Misalnya kamu menyimpan data di folder M:\print, setelah masuk ke komputer warnet atau apapun itu, ternyata folder print tidak ada lagi. Cari address bar dan masukkan alamat folder tadi, lalu tekan Enter, mudah-mudahan folder tadi masih bisa dibuka (lihat gambar).

0 komentar:

Poskan Komentar

sealkazzsoftware.blogspot.com resepkuekeringku.com